
PENETAPAN pasangan Alex Noerdin-Eddy Yusuf kembali makan korban. Bila sebelumnya, Rabu (9/9) terjadi gempa bumi di tanah leluhur Alex Noerdin, Lintang Empat Lawang, saat KPUD Sumsel mau mengumumkan kemenangan pasangan Aldy yang kemudian batal, yang memakan korban jiwa dan harta benda, kini giliran seorang pengunjukrasa yang kritis akibat digebuki polisi di tahanan.
Pengunjukrasa bernama Panji ini, ditangkap polisi dengan tuduhan sebagai provokator lantaran menabrakan truk ke kawat berduri sebagai pembatas area 500 meter dari kantor KPUD Sumsel, Kamis (11/9) siang. Dia ditangkap bersama dua pendukung SOHE lainnya, Gerbana Setiawan (39), dan Otong (29).
Bila dilihat dari situasinya, Panji yang terpancing emosinya cukup pantas. Sebab sekitar 500
Saat ditemui Oposisi Timur, pada Kamis malam, kondisi Panji sangat memprihatinkan. Selain seluruh tubuhnya memar akbat pukulan, juga mukanya remuk dihantam pukulan.
Anehnya para aktifis hukum dan HAM di Palembang, yang selama ini berteriak soal kemanusiaan tidak bereaksi sedikit pun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar